Posted: January 25, 2013 in Download

JAWABAN

UJIAN AKHIR SEMESTER

METODELOGI PENELITIAN SOSIAL SEMESTER 3  SORE

TA 2011/2012

Jawaban soal 1:

Pengaruh Komunikasi Terhadap

Kinerja Karyawan Pada PT. Mandala Cahaya Sentosa

DISUSUN OLEH FISIP (SORE) :

Dwi Ayu Kartika                   (Ilmu Komunikasi/112022000034)

DOSEN :

Drs. Hadi Ismanto, M.Si

           

 1.        LATAR BELAKANG

Komunikasi merupakan kegiatan sehari-hari manusia. Setiap hari manusia tak luput dengan komunikasi. Dengan kata lain, dengan komunikasi manusia papat berinteraksi dengan yang lain. Begitu halnya komunikasi dalam suatu organisasi juga diperlukan untuk kegiatan serta interaksi dalam organisasi tersebut.

PT. MANDALA CAHAYA SENTOSA adalah perusahaan yang bergerak dibidang produksi minuman instant powder, serta produk makan yang lainnya. Dalam perusahaan ini diperlukan komunikasi untuk dapat menjalin hubungan yang baik satu sama lain. Baik untuk atasan terhadap bawahan maupun juga antar karyawan satu sama lain. Dengan komunikasi juga dapat menjalankan kegiatan organisasi dan mencapai tujuan bersama dalam perusahaan.

Jalinan kerjasama diperlukan diantara sesama anggota organisasi atau perusahaan melalui komunikasi yang terarah dengan baik. Seorang pemimpin atau manajer berperan besar dalam menciptakan suasana yang kondusif dan komunikatif diantara sesama anggota organisasi maupun unit kerja lainnya agar tujuan yang diinginkan dapat tercapai dengan baik sehingga pada gilirannya dapat meningkatkan semangat dan kepuasan kerja dan akhirnya kinerja karyawan juga meningkat.

Komunikasi mempunyai peranan yang penting di dalam suatu organisasi/perusahaan. Dengan adanya komunikasi yang baik, suatu kegiatan perusahaan dapat berjalan lancar dan begitu pula sebaliknya, kurang atau tidak adanya komunikasi akan berakibat buruk bagi perusahaan. Komunikasi dalam organisasi berfungsi untuk memberikan informasi kepada seluruh anggota organisasi. Komunikasi juga mempunyai fungsi regulatif yaitu pimpinan dapat menyampaikan aturan perusahaan yang harus dilakukan. Organisasi bukanlah susunan yang terbentuk oleh posisi dan peranan, tetapi oleh aktivitas komunikasi.

Untuk menghasilkan kinerja seperti yang diinginkan, komunikasi yang efektif antara atasan dengan bawahan mutlak diperlukan. Komunikasi juga dapat mempengaruhi kelangsungan kegiatan perusahaan secara berkesinambungan karena menyangkut bagaimana atasan memotivasi, memberi perintah dan memimpin karyawannya. Sebaliknya komunikasi yang tidak efektif dapat menghambat peningkatan kinerja karyawan.

2.     Qusestion Researce / Problem of statement

  1. Adakah pengaruh komunikasai terhadap kinerja karyawan di PT. MANDALA CAHAYA SENTOSA?

2. Apakah komunikasi berpengaruh terhadap kinerja karyawan pada PT. MANDALA CAHAYA SENTOSA?

3.     Tujuan  Researce

  1. Untuk mengetahui adakah pengaruh komunikasai terhadap kinerja karyawan di PT. MANDALA CAHAYA SENTOSA
  2. Untuk mengetahui apakah pengaruh komunikasai terhadap kinerja karyawan di PT. MANDALA CAHAYA SENTOSA

4.     Manfaat  Researce

Adapun manfaat dari penelitian ini adalah sebagai berikut:

a. Bagi perusahaan yang diteliti, sebagai bahan masukan dalam membuat kebijakan, terutama mengenai sistem komunikasi.

b. Bagi penulis, menambah pengetahuan dengan menghubungkan teori yang didapat dalam perkuliahan dengan kenyataannya serta dapat memperdalam pengetahuan penulis dalam bidang manajemen sumber daya manusia.

c. Bagi peneliti lain, sebagai bahan referensi bagi para peneliti lain yang tertarik pada masalah terkait.

5.     Teori yang akan digunakan untuk menjawab Question Researce

1. Komunikasi organisasi (Karl E. Weick)

2. Birokrasi (Max Weber)

* Kesimpulan teoritik yang digunakan

Jawaban soal 2:

1.     Pendekatan penelitian

Guna menjawab perumusan masalah penelitian yang sudah ditetapkan, peneliti memilih pendekatan penelitian. Pendekatan ini disesuaikan dengan kebutuhan pencarian jawaban atas pertanyaan penelitian (perumusan masalah).
Scott W. Vanderstoep and Deirdre D. Johnston menyatakan, kendati bervariasi, pendekatan penelitian dapat dikelompokkan ke dalam 2 bagian besar : Pendekatan Kualitatif dan Pendekatan Kuantitatif. Penelitian Kuantitatif menekankan pada penilaian numerik atas fenomena yang dipelajari. Pendekatan Kualitatif menekankan pada pembangunan naratif atau deskripsi tekstual atas fenomena yang diteliti. Ringkasan perbedaan kedua pendekatan penelitian ini adalah:

Langkah-langkah pendekatan kuantitatif yaitu sebagai berikut :

  • Membuat Latar Belakang Masalah

Latar belakang masalah memuat hal-hal yang melatar belakangi  dilakukannya penelitian, apa hal yang menarik untuk melakukan penelitian biasanya karena adanya kesenjangan antara kesenjangan antara yang seharusnya dan kenyataan. Dalam bagian ini dimuat deskripsi singkat wilayah penelitian dan juga jika diperlukan hasil penelitian peneliti sebelumnya.

  • Identifikasi, Pemilihan dan Perumusan Masalah

a. Identifikasi Masalah Masalah penelitian dapat diidentifikasi sebagai adanya kesenjangan antara apa yang seharusnya dan apa yang ada dalam kenyataan, adanya kesenjangan informasi atau teori dan sebagainya.

b. Pemilihan Masalah

1). Mempunyai nilai penelitian (asli penting dan dapat diuji)

2). Fisible (biaya, waktu dan kondisi)

3). Sesuai dengan kualifikasi peneliti

4). Menghubungkan dua variabel atau lebih  (Nazir: 1988)

c. Sumber Masalah

Bacaan, seminar, diskusi, pengamatan, pengalaman, hasil penelitian terdahulu, dan lain-lain.

d. Perumusan Masalah

1). Dirumuskan dalam bentuk kalimat tanya

2). Jelas dan padat

3).  Dapat menjadi dasar dalam merumusan hipotesa dan judul penelitian

  • Validitas dan Reliabilitas Instrumen

Pertanyaan-pertanyaan untuk mengukur variabel yang kita teliti sebelumnya harus dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Bila  instrumen/alat ukur tersebut tidak valid maupun reliabel, maka tidak akan diperoleh hasil penelitian yang baik. Validitas adalah indeks yang menunjukkan sejauh mana suatu alat  pengukur betul-betul mengukur apa yang akan diukur.

  • Penetapan Metode Penelitian

Penetapan metode penelitian mencakup : (i) penentuan subyek penelitian (populasi dan sampel), (ii) metode pengumpulan data(penyusunan angket) dan (iii) metode analisis data (pemilihan analisis statistik yang sesuai dengan jenis data)

  • Pembuatan Rancangan Penelitian

Rancangan penelitian adalah pedoman yang disusun secara sistematis dan logis tentang apa yang akan dilakukan dalam penelitian. Rancangan penelitian memuat: judul, latar belakang masalah, masalah, tujuan, kajian pustaka, hipotesis, definisi operasional, metode penelitian, jadwal pelaksanaan,  organisasi/tenaga pelaksana dan rencana anggaran.

  • Pengumpulan data

Dalam pengumpulan data  diperlukan kemampuan melacak peta wilayah, sumber informasi dan keterampilan menggali data. Untuk itu diperlukan pelatihan bagi para tenaga pengumpul data.

  • Pengolahan Analisis dan Interpretasi Hasil Penelitian

Pengolahan data meliputi editing, coding, katagorisasi dan tabulasi data. Analisis data bertujuan menyederhanakan data sehingga mudah dibaca dan ditafsirkan. Dalam penelitian kuantitatif analisis data menggunakan statistik.  Interpretasi bertujuan menafsirkan hasil analisis secara lebih luas untuk menarik kesimpulan.

  • Menyusun Laporan Penelitian

Untuk memudahkan menyusun laporan maka diperlukan kerangka laporan out line.

 

 

 

2.     Konseptualisai penelitian

Konseptualisasi adalah suatu proses pembentukan konsep dengan bertitik tolak pada – pada gejala – gejala pengamatan.  Konsep berada dalam bidang logika ( teoritis ), sedangkan gejala berada dalam dunia empiris ( factual ). Memberikan konsep pada gejala disebut kosptualisasi. Konsep bersifat abstrak dan dibentuk dengan mengge- ralisasikan hal – hal yang khusus. Babbie mengatakannya sebagai the process through which we specisely what we mean when we use particular term ( proses dengan mana kita memberi nama yang khusus secara tepat yang menggambarkan apa yang kita maksudkan ).

Gejala – gejala khususdari masalah ini diungkapkan secara jelas, untuk kemudian konsepnya dirumuskan secara opersional. Dari segi kepentingan akademis maupun, untuk diteliti, baik dari segi akademis maupun dari segi praktis. Dari sgi kepentingan akademis, suatu penelitian bias mengukuhkan teori yang ada, atau menyangkalnya, atau merevisinya.Sedangkan kepentingan praktis berhubungan dengan pentingnya peneltian dalam pengembangan program atau pekerjaan tertentu.

Konseptualisasi penelitian tidak hanya merumuskan masalah, tetapi juga mengungkapkan cara- cara tentang bagaimana masalah tersebut akan diteliti. Ada dua msalah pokok yang akan dijelaskan dalam konseptualisasi penelitian, yaitu penjelasan tentang substansi yang diteliti ( aspek substansitif ), Suatu masalah dapat dilihat dari dua aspek yaitu aspek empiris dan aspek logis atau rasional. Suatu peristiwa bias disebut sebgai masalah jika terdapat kesenjangan antara apa yang ada dan apa yang seharusnya, antara kenyataan yang ada dan yang diharapkan. Masalah dapat dikelompokkan ke dalam 3 kategori, Yaitu:

1. Masalah Filosofis

2. Masalah Kebijakan, dan

3. Masalah Ilmiah

Suatu masalah dikatakan masalah filosofis jika gejala – gejala empirisnya tidak sesuai dengan pandangan hidup yang ada dalam masyrakat. 

 

 

3.     Hipotesis

Apakah komunikasi mempunyai pengaruh terhadap kinerja karyawan pada PT. MANDALA CAHAYA SENTOSA?

4.     Definisi konsep dan definisi operasional ( indikator ) dari variable penelitian

Vx : Komunikasi

Vy : Kinerja karyawan pada PT. MANDALA CAHAYA SENTOSA

 

5.     Populasi dan teknik sampling yang akan digunakan

Karyawandi PT. MANDALA CAHAYA SENTOSA berjumlah 30 karyawan per Desember 2012.

    1. Populasi

Populasi atau universe ialah jumlah keseluruhan dari unit analisa yang ciri-cirinya akan diduga. Populasi dibedakan menjadi dua yaitu:

  • Populasi sampling, contoh apabila kita mengambil rumah tangga sebagai sampel, sedangkan yang diteliti adalah anggota rumah tangga yang bekerja sebagai PNS, maka seluruh rumah tangga adalah populasi sampling
  • Populasi sasaran, sesuai dengan contoh di atas, maka seluruh PNS adalah populasi sasaran

2. Sampel

Sampel adalah bagian dari populasi yang diharapkan mampu mewakili populasi dalam penelitian. Dalam penyusunan sampel perlu disusun kerangka sampling yaitu daftar dari semua unsur sampling dalam populasi sampling, dengan syarat:

a.    Harus meliputi seluruh unsur sampel

b.    Tidak ada unsur sampel yang dihitung dua kali

c.    Harus up to date

d.    Batas-batasnya harus jelas

e.    Harus dapat dilacak dilapangan

 

6.     Teknik Pengumpulan data

Ada beberapa teknik pengumpulan data yaitu angket, wawancara, observasi, studi dokumentasi, dan teknik lainnya

  • Data ordinal

Data ini, selain memiliki nama (atribut), juga memiliki peringkat atau urutan. Angka yang diberikan mengandung tingkatan. Ia digunakan untuk mengurutkan objek dari yang paling rendah sampai yang paling tinggi, atau sebaliknya. Ukuran ini tidak memberikan nilai absolut terhadap objek, tetapi hanya memberikan peringkat saja. Jika kita memiliki sebuah set objek yang dinomori, dari 1 sampai n, misalnya peringkat 1, 2, 3, 4, 5 dan seterusnya, bila dinyatakan dalam skala, maka jarak antara data yang satu dengan lainnya tidak sama. Ia akan memiliki urutan mulai dari yang paling tinggi sampai paling rendah. Atau paling baik sampai ke yang paling buruk.

Misalnya dalam skala Likert (Moh Nazir), mulai dari sangat setuju, setuju, ragu-ragu, tidak setuju sampai sangat tidak setuju. Atau jawaban pertanyaan tentang kecenderungan masyarakat untuk menghadiri rapat umum pemilihan kepala daerah, mulai dari tidak pernah absen menghadiri, dengan kode 5, kadang-kadang saja menghadiri, dengan kode 4, kurang menghadiri, dengan kode 3, tidak pernah menghadiri, dengan kode 2 sampai tidak ingin menghadiri sama sekali, dengan kode 1. Dari hasil pengukuran dengan menggunakan skala ordinal ini akan diperoleh data ordinal. Alat analisis (uji hipotesis asosiatif) statistik nonparametrik yang lazim digunakan untuk data ordinal adalah Spearman Rank Correlation dan Kendall Tau.

7.     Teknik Analisis Data ( Uji Statistika)

Kofisien Kontingensi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s